Hampir semua orang tua ingin anaknya kelak bisa mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dari apa yang berhasil didapatkan oleh mereka. Sangat menjadi beban moral bagi orangtua saat ini jika orangtua mereka dulu yang hanya seorang petani bisa menyekolahkan mereka samapi ke bangku kuliah sedangkan mereka kerja di kantor besar tidak mampu menyekolahkan anaknya lebih dari yang mereka dapat. Dana pendidikan anak saat ini salah satu anggaran yang masuk prioritas utama dari perencaan keuangan orang tua sekarang ini.
Mengapa dana pendidikan anak harus dipersiapkan dengan baik dan sedini mungkin?
Berikut beberapa alasannya:
>Biaya Pendidikan Bermutu MAHAL dan PASTI NAIK Setiap Tahun
Coba ingat-ingat berapa uang sekolah anda dulu? Coba bandingkan dengan uang sekolah anak anda sekarang atau jika anda belum punya anak cek ke tetangga anda atau famili anda. Anda pasti akan sangat terkejut karena angka kenaikan dana pendidikan memang melonjak luar biasa jauh melampaui tingkat inflasi. Saya melalukan sedikit survey ke teman-teman saya baru-baru ini, kebetulan lagi musim daftar sekolah, tentang biaya pendidikan anak mereka. Juli mendaftarkan anaknya di SD Internasional di Jakarta Barat dan harus merogoh tabungan 20 juta rupiah untuk uang masuk juga 5 juta rupiah perbulannya. Sedangkan Boy mendaftarkan anaknya ke Perguruan Tinggi Negeri terkemuka di Bandung dan harus membayar uang masuk sebesar 55 juta rupiah. Wow…Angka spektakuler bukan?
>Biaya Pendidikan Anak Tidak Bisa Ditunda
Banyak sekali sebenarnya pos-pos pengeluaran kita yang bisa ditunda jika dananya tidak memadai pada saat ini tapi dana pendidikan adalah pos pengeluaran yang sifatnya tidak bisa ditunda. Siap atau tidak siap orang tua yang memiliki anak usia sekolah harus mempersiapkan dana tsb jika waktunya sudah didepan mata. Anda tidak bisa bukan menunda anak anda masuk sekolah SD karena biaya uang pangkalnya belum cukup, atau anak anda harus cuti 1 bulan karena uang sekolah di bulan itu tidak tersedia. Ingat selalu, dana pendidikan anak anda masuk dalam kategori kebutuhan URGENT dan IMPORTANT, namun anda bisa menggesernya untuk menjadi tidak dalam kondisi urgent saat membutuhkannya dengan mempersiapkan dananya sejak sedini mungkin.
>Kemampuan Financial Orang Tua Tidak Selalu Baik
Apakah anda yakin di saat anda masuk kuliah nanti anda pasti memiliki dana yang cukup di rekening anda untuk membiayai pendidikan nya sampai dengan anak anda lulus? Banyak yang berpikir bahwa penghasilan saat ini cukup memadai untuk membiayai dana pendidikan anak kelak dengan patokan baiknya keadaan ekonomi sekarang ini, sehingga yakin dana pasti tersedia. Namun ada kalanya kondisi ekonomi tidak terlalu baik, baik karena penghasilan yang berkurang maupun dikarenakan sakit sehingga tidak bisa bekerja untuk berpenghasilan, dengan begitu dana pendidikan anak tidak tersedia dan kemungkinan besar anak akan putus sekolah. Maka dana pendidikan memang sudah seharusnya dipersiapkan dengan baik.
Jika anda sudah menyadari pentingnya mempersiapkan dana pendidikan anak anda maka akan muncul pertanyaan, Kapan sebaiknya saya mulai mempersiapkan dana pendidikan anak dan dari mana saya harus mulai? Jawabnya adalah SEKARANG! Bahkan merencanakan dana pendidikan anak sebaiknya dipersiapkan sebelum anda menikah, untuk menghindari kelimpungan karena semua uang yang dimiliki dihabiskan untuk pesta pernikahan dan selesai menikah ternyata mereka langsung memiliki anak namun kelimpungan karena tidak mempersiapkan dananya. Mulailah dengan membuat rencana dan melakukannya.
Berikut beberapa langkah perencanaan dana pendidikan anak yang bisa menjadi bahan panduan anda:
>Tentukan kemana anda akan menyekolahkan anak anda.
Apakah di dalam negeri atau keluar negeri? International school, national plus, atau sekolah negeri. Anda harus tahu dengan jelas pendidikan yang anda inginkan bagi anak anda dan tentunya disesuaikan dengan kemampuan anak.
>Hitung dana yang dibutuhkan dan perhitungkan inflasi/kenaikan biaya pendidikan pertahun.
Hitunglah secara komprehensif bukan sebagian saja. Hitung uang pangkal, uang sekolah per bulan selama bersekolah, uang ekstrakurikuler, uang buku, serta uang trip keluar sekolah serta dana-dana lainnya yang dibutuhkan di sekolah tsb. Setelah anda mendapatkan semua infonya dan sudah menghitung biaya saat ini, maka selanjutnya lakukan perhitungan future value nya, caranya: Jika saat ini anak anda berusia 1 tahun, maka masuk SD dalam wkt 5 tahun lagi. Dari info yang anda dapat biaya SD yang anda tuju sampai dengan lulus saat ini adalah 30 juta rupiah dan kenaikan biaya di sekolah tsb setiap tahunnya adalah 10%, maka dana yang harus anda persiapkan adalah 30 juta dikalikan dengan 1,1 pangkat 5, hasilnya adalah 48,4 juta rupiah, jika mau aman siapkan 50 juta rupiah karena kita tidak akan pernah bisa memperkirakannya sepenuhnya dengan tepat tapi setidaknya ini angka yang bisa membantu anda mempersiapkan dana pendidikan anak anda.
>Tentukan dana yang harus disisihkan untuk mencukupi dana pendidikan tsb.
Setelah anda mempunyai angka perencanaan dana pendidikan anak anda maka langkah selanjutnya adalah menghitung berapa yang harus anda sishkan setiap bulannya dan displinlah, jangan pernah tergoda untuk skip menabung untuk dana pendidikan anak anda. Pilih instrumen investasi yang tepat dengan kebutuhan jangka waktu masuk sekolah anak anda.
>Belilah asuransi jiwa bagi anda
Anda mungkin agak bingung, kenapa harus beli asuransi jiwa untuk mempersiapkan dana pendidikan anak anda? Biasanya kan asuransi pendidikan, apa hubungannya? Jawabannya adalah resiko kematian tetap ada. Anda tentu tidak mau anak anda tidak dapat bersekolah karena dana pendidikan yang sedang anda persiapkan tidak dapat anda lanjutkan dikarenakan anda harus menghadap sang Khalik terlebih dahulu. Uang pertanggungan dari asuransi jiwa yang ada persiapkan mampu menggantikan finansial yang dibutuhkan bagi pendidikan dan kehidupan anak anda.
Karena anda sudah tau betapa pentingnya menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini maka mulailah merencanakan dana pendidikan anak anda sejak SEKARANG! Rencanakan dengan baik dan berdisiplin menabung adalah jalan kesuksesan bagi pendidikan anak anda. Anda tentu tidak mau gagal mempersiapkan pendidikan anak anda bukan? Saya yakin anda mau siap selalu setiap kali akan memasukkan anak anda ke sekolah karena dananya telah tersedia
. Ingat selalu pepatah ini, IF YOU FAIL TO PLAN, YOU PLAN TO FAIL.




